GoDaddy: Panduan Punya Domain, Hosting, dan Cuan Online
Bayangin kamu lagi nongkrong sambil mikirin nama domain kece buat bisnis online atau blog pribadi. Pengen yang gampang diingat, kelihatan profesional, tapi tetap murah meriah. Nah, GoDaddy ini ibarat minimarket serba ada buat urusan dunia online: domain, hosting, website builder, bahkan sampai jualan domain biar kantong makin tebal.
Di sini aku bakal kupas tuntas, mulai dari apa itu GoDaddy, fitur-fitur keren yang bisa kamu manfaatin, sampai tips cuan jadi reseller domain. Gaya bahasanya santai, kayak lagi ngobrol sambil ngopi bareng teman, biar gampang nyantol di kepala.
Apa Itu GoDaddy?
GoDaddy itu perusahaan internet dari Amerika yang udah ada sejak 1997. Sekarang mereka ngurus lebih dari 82 juta domain dan punya sekitar 20 juta pelanggan setia di seluruh dunia. Jadi kalau ngomongin registrasi domain, nama GoDaddy pasti sering muncul di mana-mana.
Mereka bukan cuma jual domain, tapi juga hosting (mulai dari shared hosting sampai VPS dan WordPress hosting), SSL, website builder, email bisnis, dan tools marketing. Cocok buat kamu yang baru mulai bikin bisnis online atau blog pribadi tanpa mau ribet.
Aku dulu pertama kali pakai GoDaddy pas bikin blog iseng. Waktu itu ada promo domain .com cuma $0,01 buat tahun pertama. Rasanya kayak nemu diskon besar di minimarket tengah malam. Tapi ya, pas masuk tahun kedua, baru kerasa harga aslinya lumayan bikin mikir ulang.
Cara Jadi Penjual Domain atau Reseller
GoDaddy punya paket reseller yang bisa bikin kamu kayak punya toko domain sendiri. Paket Basic harganya $8,99/bulan dengan diskon sampai 20%, sedangkan paket Pro $14,99/bulan dengan diskon sampai 40%. Bedanya, di paket Pro kamu bisa dapat fitur white-label, jadi brand yang muncul itu merek kamu sendiri, bukan GoDaddy.
Kalau punya domain nganggur, kamu bisa jual pakai fitur List for Sale. Domain kamu bakal muncul di marketplace besar kayak Afternic. Kalau malas ribet nego, ada juga Domain Broker Service, di mana tim GoDaddy yang akan bantu negosiasi. Tapi siap-siap, ada komisi 20% plus biaya broker sekitar $119,99.
Hosting Buat Semua Kebutuhan
GoDaddy punya tiga pilihan utama:
- Shared Hosting: buat blog atau toko kecil. Ada paket Deluxe yang bisa dipakai buat 10 website, dapet 50 GB storage, SSL gratis, dan domain gratis.
- Ultimate Business Hosting: buat yang punya traffic tinggi dan butuh kapasitas besar.
- VPS atau WordPress Managed Hosting: buat yang mau kontrol penuh server dan performa maksimal.
Semua hosting dilengkapi uptime 99,9%, backup harian otomatis, dan bandwidth tanpa batas. Kalau website kamu sampai down, mereka punya garansi uang kembali.
Harga dan Promo
Buat pengguna baru, GoDaddy sering kasih promo gede-gedean. Misalnya paket Deluxe bisa mulai dari $7,99/bulan dan Ultimate dari $12,99/bulan. Tapi hati-hati, harga renewal biasanya bisa naik dua kali lipat dari harga awal. Ada juga trial Airo All Access cuma $12 buat 12 minggu, lumayan buat nyobain dulu.
Contoh Nyata dari Pengguna
Aku sendiri pernah beli domain blog pas promo murah, tapi sebelum harga naik di tahun kedua, domainnya langsung aku transfer ke provider lain yang lebih murah.
Ada juga temenku yang jadi reseller domain. Awalnya cuma coba-coba, tapi setelah punya sekitar 20 domain idle, dia listing di GoDaddy Auctions. Sekali laku, bisa dapat profit sampai jutaan rupiah dari satu domain expired.
Tips Pintar Biar Nggak Boncos
- Selalu cek harga perpanjangan sebelum beli domain promo.
- Coba dulu trial builder Airo biar tahu hasil websitenya cocok apa nggak, sebelum langganan Godaddy, khususnya layanan Airo.
- Kalau punya banyak domain, jual pakai fitur List for Sale atau Domain Broker Service biar aman dan gampang.
- Backup website secara rutin, jangan cuma ngandelin backup otomatis.
- Kalau biaya hosting makin mahal, jangan ragu pindah ke provider lain.
- Buat developer, siapin alternatif DNS kalau mau pakai SSL otomatis, karena API GoDaddy kadang bikin ribet.
Kesimpulan
GoDaddy itu ibarat minimarket digital buat semua kebutuhan online: domain, hosting, sampai tools bisnis lengkap. Cocok banget buat pemula yang pengen cepat online dan nggak mau ribet. Tapi tetap harus pinter-pinter baca detail biaya, biar nggak kaget pas renewal.