9 Kekurangan Paypal yang Penting untuk Anda Ketahui
PayPal itu udah kayak “paspor” buat transaksi lintas negara. Freelancer, pebisnis online, sampai pemburu diskon di marketplace luar negeri pasti udah nggak asing sama namanya. Praktis? Banget. Aman? Relatif. Diakui di seluruh dunia? Jelas iya. Tapi, seperti pepatah “nggak ada gading yang tak retak”, PayPal juga punya sisi gelap yang kadang bikin penggunanya nyesel kayak abis checkout barang nggak penting pas lagi diskon.
Kalau kamu tahu kekurangan ini dari awal, kamu bisa siapin langkah antisipasi. Jadi nggak panik kalau tiba-tiba ada masalah. Nah, biar nggak cuma manis di depan, kita kupas habis satu-satu.
1. Akun Bisa Disalahgunakan
Ini horor banget kalau kejadian di kamu. Bayangin bangun tidur, buka email, saldo PayPal udah amblas. Modusnya macem-macem: password lemah, kebocoran data di situs lain, sampai akun di-hack buat belanja barang entah apa di luar negeri. Lebih ngeselin lagi kalau PayPal malah nganggep kamu yang salah dan ngasih limit permanen.
2. Limited Access, Alias Akun Diblokir Sementara
PayPal itu kayak satpam super waspada. Begitu ada transaksi “aneh” — misalnya tiba-tiba nerima dana gede, login dari negara yang nggak biasa, atau kirim uang ke banyak orang sekaligus — akun kamu bisa langsung di-“freeze”. Artinya nggak bisa kirim, nggak bisa terima, nggak bisa tarik dana. Buka blokirnya butuh kirim KTP, paspor, atau tagihan listrik, dan itu pun makan waktu 3–5 hari kerja. Kebayang kalau lagi butuh uang buru-buru?
3. Wajib Punya Kartu Kredit atau VCC
Zaman dulu, verifikasi PayPal bisa pakai rekening bank lokal. Sekarang udah bye-bye. Pilihannya cuma dua: kartu kredit fisik atau Virtual Credit Card (VCC). Masalahnya, nggak semua orang punya kartu kredit, dan beli VCC harus dari tempat yang bener-bener aman. Kalau nggak, ya sama aja cari masalah baru.
4. Banyak Penipuan Mengatasnamakan PayPal
Email phishing yang nyamar jadi PayPal itu udah kayak spam WhatsApp MLM—ada terus tiap minggu. Bentuknya bisa notifikasi palsu, link login tiruan, sampai klaim pembayaran fiktif. Sekali kamu klik dan isi data, selamat… akun bisa langsung dikuasai orang.
5. Fitur Refund Bisa Jadi Boomerang
Refund di PayPal niatnya mulia: melindungi pembeli. Tapi di dunia nyata, ini sering dimanfaatin penipu. Modusnya gampang: barang udah diterima, tapi klaim ke PayPal bilang nggak sesuai atau belum sampai. Kalau penjual nggak punya bukti pengiriman yang lengkap, PayPal sering memihak pembeli. Akhirnya, barang hilang, duit pun lenyap.
6. Add Fund Susahnya Minta Ampun
Mau isi saldo sendiri? Berdoa aja dulu… soalnya gampang cuma kalau kamu punya rekening bank di Amerika Serikat. Pengguna di Indonesia cuma bisa dapat saldo dari kiriman orang lain atau dari kartu yang terhubung. Kalau butuh cepat, biasanya ujung-ujungnya beli saldo dari pihak ketiga (dan itu pun ada risiko).
7. Tarik Tunai Lama Kayak Nungguin Paket Flash Sale
Withdraw dari PayPal ke bank lokal biasanya butuh 2–4 hari kerja, kadang lebih lama kalau kena pemeriksaan tambahan. Yang bikin makin ribet, kalau nama di akun PayPal nggak sama persis sama nama di rekening, transfer bisa gagal dan malah kena penalti.
8. Banyak yang Masih Bingung Cara Kerjanya
Meski udah populer, banyak orang masih nganggep PayPal itu e-wallet kayak dompet digital lokal. Padahal, PayPal itu rekening virtual internasional yang sumber dananya harus dari kartu atau saldo kiriman orang lain. Jadinya banyak yang kaget pas tahu nggak bisa top up dari rekening bank lokal.
9. Biaya Transaksi dan Kurs yang Nggak Ramah Kantong
Setiap transaksi pembayaran PayPal ada potongan. Terima dana dari luar negeri? Siap-siap potongan 4–5%. Kalau ada konversi mata uang, kurs PayPal biasanya lebih mahal daripada kurs bank. Kalau transaksinya rutin atau nilainya gede, lumayan kerasa di kantong.
Kesimpulan
PayPal punya segudang kelebihan, tapi kekurangannya juga nggak bisa kamu cuekin. Mulai dari risiko akun disalahgunakan, pembatasan mendadak, wajib punya kartu kredit, sampai potongan biaya yang kadang bikin males. Kalau tetap mau pakai, pastikan akun terverifikasi, password aman, aktifkan verifikasi dua langkah, waspada sama email mencurigakan, dan punya alternatif pembayaran cadangan.